Menggunakan Jasa Pemborong atau Kontraktor Bangunan ?

Perbedaan jasa pemborong dan kontraktor bangunan

Jasa pemborong bangunan memiliki perbedaan mendasar dengan jasa kontraktor bangunan. Walaupun terlihat memiliki tugas yang sama dalam mengerjakan pekerjaan bangunan, namun sebetulnya kedua jenis penyedia jasa tersebut memiliki perbedaan yang cukup besar.

Bukan hanya dari struktur organisasinya saja, namun juga terhadap cara kerja dan biayanya. Jadi, mana yang lebih baik antara menggunakan jasa kontraktor bangunan atau jasa pemborong ?

Sebelum Anda memutuskan untuk menggunakan jasa kontraktor bangunan atau jasa pemborong, sebaiknya Anda mengetahui kelebihan dan kekurangan masing-masing penyedia jasa tersebut. Selain itu, Anda juga harus mengetahui ruang lingkup pekerjaannya.

Tidak semua kontraktor atau jasa pemborong memiliki ruang lingkup pekerjaan yang sama. Oleh sebab itu, dalam memilih penyedia jasa, Anda juga harus mengetahui bidang pekerjaan yang dikuasainya.

Apa Itu Pemborong Bangunan ?

jasa pemborong bangunan di BSD

Pemborong bangunan pada dasarnya adalah tukang bangunan yang menggunakan sistem borongan dalam menghitung biaya pekerjaan. Pemborong bangunan dengan skala yang lebih besar biasanya akan menghitung biaya borongan yang sudah terdiri dari biaya material dan jasa tukang. Namun, untuk pemborong dengan skala kecil, umumnya hanya mengenakan biaya borongan jasa tukang saja.

Sementara itu, material bangunan akan menjadi tanggung jawab oleh pemilik bangunan. Bagi pemborong dengan modal kecil, biasanya tidak berani untuk mengambil proyek borongan termasuk dengan materialnya.

Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi apabila terjadi kesalahan hitung dan jasa pemborong tidak sanggup untuk menutupi kerugian. Dengan hanya mengenakan biaya borongan jasa, posisi pemborong akan lebih aman. Namun, kekurangan sistem borong seperti ini adalah pemakaian material yang tidak terkontrol dengan baik.

Baca Juga :  Tips Menghemat Biaya Renovasi Rumah

Akibatnya, pemakaian material melonjak dan akan merugikan pemilik bangunan. Tidak menutup kemungkinan akan terjadi kecurangan atau kehilangan material sehingga pemilik bangunan harus mengantisipasi hal tersebut.

Sementara, sistem borong dengan menyertakan perhitungan material, akan lebih aman bagi pemilik bangunan. Bagi Anda yang tidak mengerti dengan perhitungan material atau tidak memiliki banyak waktu untuk pengawasan di lokasi pekerjaan, baiknya Anda menggunakan sistem borong ini. Dengan begitu, segala kerugian atau keuntungan akan menjadi tanggung jawab si pemborong.

Ruang lingkup pekerjaan jasa pemborong biasanya terbatas pada satu atau dua bidang tertentu. Pemborong sering kali disebut sebagai mandor atau kepala tukang. Masing-masing mandor bisa membawahi beberapa tukang sekaligus dalam satu bidang pekerjaan yang sama, seperti pekerjaan sipil, pekerjaan elektrikal, pekerjaan finishing, pekerjaan interior, pekerjaan taman, pekerjaan kusen, pekerjaan aluminium, dan lain-lain.

Apa itu Kontraktor Bangunan ?

Jasa Pemborong Renovasi Rumah

Kontraktor bangunan umumnya adalah badan usaha yang bekerja berdasarkan kontrak kerja tertentu. Bila pemborong hanya memiliki keahlian dalam satu bidang pekerjaan tertentu, ruang lingkup pekerjaan kontraktor dapat terdiri dari beberapa bidang. Dalam prosesnya, kontraktor akan membawahi beberapa orang mandor atau kepala tukang, tergantung dari volume pekerjaan yang berjalan.

Selain itu, kontraktor bangunan biasanya juga memiliki tenaga pengawas yang ahli di bidangnya. Tenaga pengawas tersebut dapat berupa akademisi maupun tenaga ahli yang sudah berpengalaman di bidangnya. Jadi, dengan menggunakan jasa kontraktor bangunan, Anda akan dibantu oleh beberapa tenaga ahli sehingga kualitas hasil pekerjaan akan sesuai standard tertentu atau sesuai dengan kesepakatan dengan pemilik bangunan.

Bagi Anda yang mengharapkan kualitas hasil pekerjaan terjamin baik atau tidak memiliki waktu untuk mengawasi proses pekerjaan, sebaiknya Anda mempertimbangkan untuk menggunakan jasa kontraktor bangunan.

Baca Juga :  Tips Kontraktor ME : Sistem Tata Udara dan Listrik

Perhitungan biaya pada kontraktor umumnya juga menggunakan sistem borong dengan menyertakan biaya jasa sekaligus material. Namun, karena bentuknya adalah badan usaha, perhitungan kontraktor akan menyertakan pajak. Walaupun demikian, kontraktor akan menghitung pekerjaan dengan menyertakan spesifikasi material atau deskripsi pekerjaan secara lengkap. Hal ini tidak dapat Anda peroleh dari jasa pemborong.

Kelebihan Menggunakan Jasa Kontraktor Bangunan Dibanding Jasa Pemborong

Pemborong Rumah

Menggunakan jasa kontraktor memiliki kelebihan dan kekurangan dibanding menggunakan jasa pemborong. Kelebihan dari kontraktor bangunan adalah :

  1. Memiliki badan usaha sehingga meminimalisasi kebohongan atau kecurangan, terutama dalam melakukan pembayaran. Karena memiliki badan usaha, rekening bank yang digunakan adalah rekening perusahaan bukan perorangan.
  2. Sebagai badan usaha, tanggung jawab pekerjaan ditanggung oleh perusahaan bukan perorangan. Sehingga, komitmen dalam pekerjaan akan lebih baik dibanding jasa pemborong. Bukan hanya dalam hal untung rugi, namun juga pengawasan dalam pemakaian material, cara pengerjaan, hingga garansi setelah serah terima pekerjaan.
  3. Dikelola secara profesional dengan sistem kerja, laopran, dan pembayaran yang sudah terjadwal rapi.
  4. Menggunakan kontrak kerja yang berisi tugas dan tanggung jawab dari masing-masing pihak sehingga proses kerja akan berjalan secara teratur.
  5. Memiliki layanan yang lengkap mulai dari gambar desain, pelaksanaan renovasi atau pembangunan, hingga pengawasan. Ruang lingkup pekerjaannya lengkap, mencakup pekerjaan sipil, listrik, mechanical, instalasi pipa, dan lainnya, sesuai kebutuhan proyek.

Kekurangan dari menggunakan jasa kontraktor adalah biayanya yang lebih besar karena menggunakan tenaga ahli yang berpengalaman di bidangnya. Walaupun demikian, biaya yang dikeluarkan akan sangat sebanding dengan potensi resiko yang dapat Anda tanggung. 

Kesimpulan

Menggunakan jasa pemborong atau kontraktor memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Keputusan memilih salah satu dari penyedia jasa tersebut dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, tergantung dari kebutuhan dan sudut pandang pemilik bangunan.

Baca Juga :  Membuat Pagar Rumah dari Kayu

Kontraktor dapat memberikan garansi hasil pekerjaan yang lebih baik dengan cara kerja yang lebih terstruktur. Dengan pengawasan dari tenaga ahli yang berpengalaman dan layanan yang lebih lengkap, menggunakan jasa kontraktor dapat menjadi solusi tepat bagi kebutuhan bangunan Anda.

Namun, jasa kontraktor membutuhkan biaya yang lebih besar dan komitmen dari pemilik bangunan. Karena ditangani secara profesional, pemilik bangunan juga dituntut untuk mentaati pasal-pasal yang tertuang dalam surat kontrak kerja, dimana salah satu klausulnya terkait dengan jadwal pembayaran.

Dengan menggunakan jasa kontraktor, tanggung jawab pekerjaan akan diambil oleh kepala proyek atau kontraktor itu sendiri. Benefitnya, komunikasi dari masing-masing kepala bagian atau mandor akan lebih teratur dan terkendali.

Di sisi lain, menggunakan jasa pemborong bangunan membutuhkan biaya yang lebih sedikit namun pemilik bangunan harus menyiapkan waktu lebih banyak dalam mengawasi proses kerja di lokasi. Selain pengawasan terhadap spesifikasi material, cara penggunaan material dan potensi kehilangan barang juga menjadi salah satu poin yang harus dipertimbangkan.

Komitmen dari jasa pemborong juga harus diperhatikan, terutama di tengah banyaknya kasus terhadap jasa pemborong yang meninggalkan proyek dengan kondisi tidak terselesaikan. Selain itu, pemborong tidak memiliki layanan yang lengkap, sehingga Anda harus mencari beberapa jasa pemborong dengan ruang lingkup pekerjaan yang berbeda. Dalam hal ini, terdapat potensi masalah komunikasi yang cukup besar antar pemborong satu dengan yang lain. 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Halo..

Terima kasih telah mengunjungi website Intinusa Persada.

Ada yang bisa kami bantu ?
Powered by