Memasang Batu Alam Cara Jasa Kontraktor

pemasangan batu alam oleh jasa kontraktor

Sebelum membaca tips memasang batu alam ini, pastikan Anda menggunakan jasa kontraktor yang berpengalaman untuk pemasangannya agar terlihat rapi. Hindari menggunakan jasa tukang yang belum pernah memasang batu alam karena berpotensi mendapatkan hasil yang tidak bagus.

Batu alam sering digunakan sebagai material finishing pada bagian luar bangunan (exterior) dibanding bagian dalam (interior). Selain dapat mempercantik tampilan bangunan dari luar, kualitas material batu alam bisa terbilang cukup bagus bila dirawat dengan benar. Namun sebaliknya, apabila pemasangan tidak dilakukan oleh jasa kontraktor berpengalaman, maka hasil pasangan tidak rapi dan secara estetika justru dapat mengganggu.

Seperti yang kita ketahui bahwa banyak jenis batu alam yang ada di pasaran, mulai dari yang berbentuk seperti batu bata merah, marmer, granit, dan masih banyak lagi. Penggunaan batu alam biasanya difokuskan pada bidang dinding tertentu untuk memberikan aksen. Hal ini dilakukan karena biayanya yang relatif mahal, bukan hanya dari segi materialnya saja, tapi juga termasuk biaya pemasangan.

Selain modelnya yang sangat beragam, warna dan ukuran batu alam juga bermacam-macam. Oleh sebab itu, biaya pemasangan dan harga material masing-masing batu alam bisa berbeda-beda tergantung dari model dan tingkat kesulitan pemasangannya. Biasanya, semakin kecil ukuran batu maka pemasangannya akan memakan waktu lebih lama karena lebih sulit. Namun tidak menutup kemungkinan harga material batu tersebut lebih murah.

Jasa kontraktor yang sudah pernah melakukan pemasangan batu alam pasti sudah mengetahui tahapan-tahapan pengerjaan pemasangannya. Tidak semua tukang bangunan atau tukang taman bisa melakukan pemasangan batu jenis ini. Mari kita simak beberapa hal yang harus diperhatikan dalam pemasangan batu alam.

Perhatikan bidang dinding atau lantai.

Baca Juga :  Mengenal Material Lantai sewaktu Bangun Rumah

Sebelum memulai pemasangan dilakukan, sebaiknya jasa kontraktor sudah memikirkan konsep pemasangan terlebih dulu. Konsep pemasangan ini meliputi pemilihan jenis batu, perpaduan warna, pola penyusunan, dan lain-lain. Bila sudah ada desain atau konsep pemasangan, maka kamu bisa mulai perhatikan bidang dinding atau lantai yang akan dipasangi batu tersebut. Umumnya bidang dinding atau lantai yang sudah diaci, harus dilakukan sedikit pembobokan agar material perekat seperti semen dapat menempel sempurna. Sementara apabila bidang dinding atau lantai belum diplester dan diaci, maka pemasangan bisa langsung dilakukan. Hindari menempel batu alam secara langsung pada bidang dinding yang belum siap agar batu yang sudah tertempel dapat bertahan lama. Apabila bidang dinding sudah dicat, maka sebaiknya juga dibersihkan dulu dari cat yang ada.

Persiapkan peralatan dan material untuk pemasangan.

Setelah bidang dinding siap, saatnya jasa kontraktor mempersiapkan segala peralatan dan material untuk pemasangan. Peralatan yang harus kamu siapkan antara lain benang bangunan, selang, paku beton, semen, gerinda potong, ember, dan sejenisnya. Rendam batu terlebih dulu dalam air untuk menjaga kelembaban. Kondisi adukan semen yang terlalu cepat mengering pada waktu pemasangan, tidak memiliki kualitas baik, berpotensi retak atau pecah sehingga batu bisa terlepas.

Pastikan pengukuran yang tepat.

Setelah peralatan disiapkan, jasa kontraktor bisa mulai melakukan pengukuran agar ketinggian batu rata. Gunakan benang sebagai acuan ukuran ketinggian batu. Perhatikan ukuran adukan semen agar kualitas adukan terjaga, apabila memungkinkan gunakan semen berkualitas bagus atau semen instan. Pilihlah batu dengan ukuran sesuai dan dalam kondisi baik karena biasanya dalam stok batu alam tidak semuanya berkondisi sempurna. Terkadang ukuran dan motifnya sedikit berbeda dari yang lain sehingga akan terlihat tidak rapi sewaktu sudah terpasang.

Baca Juga :  Tips Bangun Rumah Lebih Hemat

Lakukan finishing dan perawatan rutin.

Pekerjaan finishing yang dilakukan oleh jasa kontraktor memiliki manfaat agar daya tahan batu lebih maksimal, tidak mudah pudar karena cuaca. Selain itu, proses finishing ini juga ditujukan untuk melindungi batu dari bahan kimia pembersih. Pada waktu melakukan perawatan, gunakan cairan pembersih khusus untuk batu alam. Jangan menggunakan cairan deterjen secara acak karena dapat merusak warna batu.

Apabila ada kebutuhan dalam pemasangan batu alam baik di exterior atau interior bangunan, Anda dapat menghubungi jasa kontraktor terdekat untuk hasil pemasangan yang optimal. Jangan lupa lakukan finishing di akhir pekerjaan untuk daya tahan yang lebih maksimal.

Beberapa jenis batu alam yang populer.

Berikut adalah beberapa jenis batu alam yang populer digunakan pada bangunan, baik pada exterior maupun interior bangunan :
1. Batu granit dan marmer
Batu granit dan marmer sudah umum digunakan terutama sebagai material finishing lantai. Ketahanannya yang baik, motif yang elegan, dan harga yang masih terjangkau membuat material jenis ini menjadi salah satu pilihan jasa kontraktor. Pemasangannya pun cukup mudah sehingga kerapihan pemasangan bisa terjaga. Perawatannya tidak rumit, dapat digosok menggunakan cairan pembersih dan alat poles. Biasa digunakan di bangunan komersial maupun hunian.
2. Batu andesit
Batu jenis ini biasa digunakan oleh jasa kontraktor pada bagian luar bangunan. Umumnya batu andesit berwarna abu-abu. Material ini memiliki pori-pori yang padat dan permukaan yang agak kasar, sehingga sangat cocok untuk ditempatkan pada area basah maupun kering. Batu andesit juga tersedia dalam beberapa ukuran dan bisa dipasang dalam pola yang bervariatif.
3. Batu sabak atau batu kali
Batu sabak atau batu kali mudah ditemukan di tukang batu alam. Harganya terjangkau dan biasa juga digunakan pada struktur pondasi bangunan karena karakternya yang kuat. Batu ini juga biasa digunakan pada area basah dan menjadi material utama pada pembuatan dinding sungai, kolam, dan lainnya.
4. Batu palimanan
Batu palimanan banyak diproduksi di daerah Cirebon dengan model yang bervariasi. Umumnya batu palimanan berwarna terang.

Baca Juga :  Menggunakan Jasa Arsitek dalam Membuat Desain Rumah

Demikian sedikit tips jasa kontraktor mengenai batu alam. Dapatkan informasi dan tips menarik mengenai kebutuhan bangunan di artikel kami yang lain. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *