Tips melakukan instalasi listrik secara umum

Tips Melakukan Instalasi Lstrik Secara Umum

Listrik menjadi salah satu kebutuhan utama dalam rumah maupun kantor. Tanpa adanya instalasi listrik yang memadai, Anda akan berpotensi mendapatkan banyak masalah mulai dari hubungan arus pendek, peralatan elektronik yang sering rusak, hingga kebakaran. Oleh karena itu, ada baiknya Anda sedikit mengetahui komponen listrik yang umum digunakan dan cara pemasangannya yang ideal.

Untuk rumah tinggal, sumber listrik dari PLN masuk ke rumah melalui KWH meter atau yang sering disebut meteran listrik. KWH meter ini berfungsi menghitung daya pemakaian listirk Anda setiap waktunya. KWH meter dilengkapi dengan MCB (Miniature Circuit Breaker) yang berfungsi sebagai komponen yang memberikan proteksi dalam instalasi listrik apabila terjadi beban berlebih atau hubungan singkat arus listrik (korsleting). Umumnya daya listrik yang masuk ke KWH meter rumah adalah listrik 1 phase dengan daya 1300 watt – 3500 watt. Kabel listrik yang digunakan untuk menghantarkan daya listrik dari KWH meter ke dalam rumah Anda disebut kabel toefoer. Ukuran kabel toefoer yang dibutuhkan untuk menghantarkan listrik dengan daya 1300 watt – 3500 watt adalah sebesar 3 x 4.

Kabel toefoer tersebut akan dihubungkan ke MCB box yang berisikan beberapa MCB Fungsi MCB ini adalah membagi daya yang masuk sesuai dengan kebutuhannya di dalam rumah. Untuk daya sebesar 3500 watt, MCB utama yang menghubungkan KWH meter dengan MCB lain, idealnya memiliki kapasitas arus sebesar 20 A. Dari MCB utama ini kemudian mulai terbagi ke beberapa MCB lain yang akan digunakan untuk lampu, saklar, dan stop kontak. Umumnya, 1 MCB digunakan untuk 10 Р12 lampu atau 8 stop kontak. Untuk stopkontak yang diperuntukan bagi alat elektronik seperti AC, water heater, pompa air, sebaiknya memiliki MCB tersendiri untuk alasan keamanan karena arus listrik yang dipakai cukup besar. Dan seandainya ada waktu perawatan maka tidak akan mengganggu peralatan listrik lainnya. Usahakan membagi daya MCB sesuai kebutuhannya dan tidak mengakibatkan kelebihan beban.

Selain MCB, dalam instalasi listrik juga perlu diketahui jenis-jenis kabel seperti NYY, NYM, dan merk kabel yang umum digunakan. Ukuran kabel yang biasa dipakai untuk lampu, saklar dan stop kontak adalah berukuran 3 x 2,5. Ukuran kabel yang tidak sesuai dapat mengakibatkan kabel cepat panas karena beban berlebih sehingga putus. Dalam jangka waktu lama dapat berakibat lebih fatal, berpotensi mengakibatkan kebakaran.

Untuk instalasi listrik kantor dan bangunan komersial lain seperti gudang, restoran, atau gedung bertingkat, biasanya menggunakan listrik 3 phase dengan metode instalasi yang berbeda. Untuk itu, Anda dapat menghubungi jasa instalasi listrik yang lebih berkompeten dalam mengerjakan instalasi listrik 2 phase tersebut.

Demikian sedikit gambaran mengenai instalasi listrik terutama untuk rumah, dengan kapasitas di bawah 3500 watt. Semoga bermanfaat!

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *